Selasa, 28 Januari 2025
Senin, 08 Januari 2024
Kamis, 20 Agustus 2015
Perbedaan antara Tuhan dan Manusia
Pengusaha : "Tuhan , berapa lama sih seribu tahun manusia di hadapan-Mu ?"
Tuhan : "Bagi-Ku, seribu tahun manusia hanya satu hari saja.
Pengusaha : "Bagaiman kalau semiliar rupiah, Tuhan ?
Tuhan : "Hanya Satu Rupiah saja".
Pengusaha : "Kalau Begitu berilah aku sepuluh rupiah saja, Tuhan."
Tuhan : "Boleh, Tapi tunggu besok ya ? (ha..ha.. 1 hari sama dengan 1000 Tahun)
Selasa, 11 Maret 2014
TUHAN “TERLAMBAT” BEKERJA
OLEH PDT. JERY ADOE
Markus 4 : 35-41
35 ¶ Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus
berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang."
36 Mereka
meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana
Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia.
37 Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat
dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu
mulai penuh dengan air.
38 Pada waktu
itu Yesus sedang tidur di buritan
di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya:
"Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"
39 Iapun
bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam!
Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.
40 Lalu Ia
berkata kepada mereka: "Mengapa
kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?"
41 Mereka
menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain: "Siapa gerangan
orang ini, sehingga angin dan danaupun taat kepada-Nya?"
PENDAHULUAN : “ALLAH
LAMBAT BEKERJA bisakah Demikian… sepertinya ada indikasi….
Coba kita ingat
perjalanan Orang Israel yang harus berjalan 40 tahun pada hal mungkin bisa
ditempuh dalam waktu satu atau dua tahun. Juga cerita tentang Lasaarus Tuhan
sengaja tinggal sampai Lasarus meninggal.
HAL-HAL YANG MEMBUAT ALLAH LAMBAT BEKERJA…..
I.
PERCAYA DIRI LEBIH LEBIH BESAR DARI PERCAYA TUHAN (AY. 35-36)
35 Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus
berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang."
36
Mereka meninggalkan
orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu
di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia.
Perhatikan
bunyi ayat 35 dan 36 khusus yang saya garis bawahi : Yesus
berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang." Dan bandingkan ayat 36
36 Mereka meninggalkan
orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan
perahu-perahu lain juga menyertai Dia.
Kalau kita
simak dua ayat ini, maka bagi saya agak sedikit lucu karena pada ayat 35 Tuhan
yang mengajak mereka tetapi dalalm ayat 36 mereka yang membawa Yesus.
Pengertian saya dari ke dua ayat ini adalah yang mengatur dan yang memimpin perjalanan
bukan lagi Yesus tetapi Petrus yang memimpin perjalan ini. Lebih jelasnya
adalah kalau Yesus yang mengajak berarti Yesus yang harus membawa mereka
pergi karena dia yang tahu ke mana
tujuan mereka.
Contohnya: kalau kita diajak seseorang tentu kita akan
dibawa oleh orang tersebut dan bukan kita yang membawa orang tersebut. Artinya
yang memimpin adalah orang tersebut yang mengajak kita dan bukan kita.
lalu Kalau
kita sedikit kritis mungkin kita akan berkata memang Yesus yang mengajak para Murid tetapi Petrus yang menjadi Nakoda,
jadi tidak heran ayat 36 berkata mereka yang membawa Yesus alias mereka yang
yang memimpin perjalan ini. Tetapi saya
punya argument seperti ini. Bila Guru sekolah minggu mengajak anak sekolah
minggu ke tempat tamasia dan menggunakan sebuah angkot yang dikemudikan oleh seorang sopir. Maka ketika rombongan itu telah pergi. Pada saat itu ada diantara
orang tua murid yang bertanya kepada pengurus gereja : siapa yang membawa
mereka ke tempat tamasia ?. Maka jawan yang akan keluar dari mulut salah
seorang pengurus gereja adalah : mereka dibawa oleh Guru sekolah minggu.
Sekalipun yang membawa mereka dengan mobil adalah seorang sopir angkot.
Dari ilustrasi di atas saya berharap kita tidak
bingung . Namun dari ke dua ayat ini sedang
memberi indikasi bahwa pemimpin perjalan atau tour tersebut adalah petrus dan
teman teman. Karena mungkin mereka sudah terbiasa dan merasa mampu untuk itu
alias terlalu percaya diri bahwa mereka sanggup mencapai tujuan dengan
kemampuan dan skill mereka.
II.
YESUS HANYA ALTERNATIF TERAKHIR/CADANGAN ”/ (TATO’A)
(AY. 36)
Pada
waktu itu Yesus sedang
tidur di buritan di sebuah tilam.
Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita
binasa?"
Petrus dan teman teman sudah terbiasa
dengan badai sehingga bagi mereka Yesus cukup dibelakang kalau soal badai dan
perahu karena mungkin mereka berpikir Yesus hanya pintar khotbah tetapi tidak
mengerti tentang perahu dan badai.
Sehingga Yesus hanya dijadikan alternative paling
belakang (Terakhir) kalau semuanya sudah mentok.
Bukankah
kita sering demikianterha dap Yesus. Kita menganngap ini karier saya, ini
pekerjaan saya, ini skil saya. Ini pengalaman saya. Saya sudah bekerja dibidang
ini cukup lama dan professional. Namun kita lupa Yesus dan menganngap Tuhan
tidak mengerti profesi saya. Jadi biar Tuhan terakhir saja kalau saya tidak
bisa lagi melakukannya.
III.
WAKTU KITA LEBIH BANYAK SIBUK MENYALAHAKAN TUHAN
KETIMBANG BERGUMUL DENGAN TUHAN (AY. 38-39)
Pada
waktu itu Yesus
sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya
membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli
kalau kita binasa?"
39 Iapun bangun, menghardik angin itu dan
berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan
danau itu menjadi teduh sekali.
Bagi Para
murid mereka lebih senang membuang waktu untuk menyalahkan Tuhan denga berkata:
"Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"
Ketimbang
bergumul dan berserah kepada Tuhan atas badai hidup yang mereka hadapi.
Bukankah kita juga sering melakukan hal yang sama ketika badai menerpa hidup
kita. Kita terlalu banyak buang energi dengan berkata : Saya sudah melayani,
saya sudah bayar perpuluhan, saya aktif tetapi mengapa badai selalu mengikuti
ku, mengapa anakku meninggal dsb.
Kita lupa
saat badai dating bukan saatnya untuk menyalahkan Tuhah tetapi saatnya bergumul
dan berserah kepada Tuhan agar Badai itu berhenti.
IV.
RAGU-RAGU DENGAN TUHAN (AY. 40)
40 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu
begitu takut? Mengapa
kamu tidak percaya?"
Ragu ragu identik dengan
“Teralambat”
1.
Orang baru belajar naik eksalator
2. Orang
Yang mau meloncat di tali merdeka
3. Bersolek dan berdandan ke pesta
4.
Demikian kalau kita ragu ragu dengan Tuhan
Allah “terlambat bekerja”.
Kamis, 16 Januari 2014
SEPULUH TULAH DI MESIR LENGKAP DENGAN MAKNANYA
(KELUARAN PASAL 7-11)
Kadang Ketika membaca tentang sepuluh tulah. Ada diantara kita yang tidak tahu maknanya.Kadang itu hanya dianggap sebuah cerita biasa, Namun semua itu berbicara tentang kuasa Tuhan yang mengalahkan “tuhannya” orang Kafir. Jadi sepuluh tulah berbicara tentangperlawanan antara Tuhan yang benar dabn Tuhan orang Kafir. Dan inilah ke sepuluh tulah tersebut serta maknanya :
1. Tulah Air menjadi Darah: Allah membunuh Dewa Hepi, Dewa Sungai Nil
2. Tulah Katak untuk menunjukkan bahwa Dewi Haket, dewi katak, adalah dewi yang membuatmu kesusahan. Kematian Katak yang menjadi bangkai menunjukkan lagi kalau Allah mengalahkan Dewi Katak sebesar apapun jumlah mereka dan Allah biarkan mereka membusuk
3. Tulah Nyamuk dari Debu, adalah bentuk perlawanan Tuhan terhadap Dewa Tanah, bahwa Tuhanlah yang berkuasa membuat hidup apa yang berasal dari debu (peringatan juga terhadap manusia yang berasal dari debu), dan bahkan ahli-ahli sihir Firaun tidak dapat.
4. Tulah lalat, adalah bentuk perlawanan Tuhan terhadap Dewa hepri yang berkepala lalat, merupakan dewa penciptaan, reinkarnasi, dan dewa pergerakan matahari. Disini Tuhan lagi-lagi menujukkan kalau Tuhan bahkan dapat membuat dewa-dewa mesir malah merepotkan orang-orang Mesir ketimbang memberi berkat
5. Tulah Sampar, menyebabkan ternak mesir Mati. Tulah ini adalah bentuk perlawanan terhadap Dewi Hathor, Dewi perlindungan dan Cinta. Seringkali Dewi ini digambarkan berwajah Lembu, tidak heran Patung Lembu Emas yang dbuat Israel itu sebenarnya melambangkan Dewi Ini, pada saat Patung lembu emas dibuat, Israel melakukan "pesta sex" yang membangkitkan Murka Allah. kembali ke konteksnya dengan Tulah, Dengan sampar ini sekaligus melumpuhkan segenap ekonomi Mesir, dengan demikian Dewi perlindungan ini telah gagal melindungi Mesir
6. Tulah Barah, perlawanan Tuhan terhadap Dewi Isis, Dewi kesehatan dan kedamaian. Dalam tradisi Mesir, orang-orang yang "kotor" tidak boleh mengadakan persembahan terhadap dewa-dewi Mesir, dan karena semua orang Mesir terkena barah, tidak ada yang dapat melakukan penyembahan (Bandingkan dengan Allah yang terbuka terhadap orang-orang yang "kotor", namun umat Israel terlindung dari Barah ini)
7. Tulah Hujan Es, Perlawanan Tuhan terhadap dewi Nut, dewi langit. Bahkan dewi langit ini tidak berkuasa melawan kekuasaan Tuhan atas langit sehingga mendatangkan hujan Es.
8. Tulah belalang, Perlawanan terhadap Dewa Seth, Dewa badai dan ketidakteraturan. Dengan Tulah ini Tuhan sealigus membuat Mesir dalam keadaan benar-benar kacau: tumbuh-tumbuhan pun, sisa-sisa pangan Mesir, habis sama sekali dan jumlah belalang begitu banyak hingga suasana Mesir gelap bagaikan diterpa badai. Bahkan Dewa Seth tidak bisa menyamai Tuhan dalam mendatangkan bencana semacam ini
9. Tulah Kegelapan, Perlawanan Tuhan terhadap Dewa Ra , yang merupakan Dewa Matahari, Dewa di atas segala Dewa Mesir. Bisa dikatakan, melalui Tulah Ini, Tuhan secara efektif membunuh Dewa Ra
10. Tulah paling simbolis, kematian anak sulung Mesir. Tulah ini berhubungan dengan makna Paskah yahudi dan juga akhirnya Paskah Kristen, tapi kita khususkan untuk membahas dalam konteks perlawanan Tuhan terhadap para Dewa Mesir. Firaun dianggap sebagai Dewa Mesir yang setara dengan Dewa Ra. Anak Sulung di Mesir adalah pemegang kekuasaan ayahnya kelak, termasuk Putrea Sulung Firaun. Dengan matinya semua anak sulung Mesir, maka secara simbolis kekuasaan orang-orang Mesir menjadi hampa karena adanya satu generasi anak sulung yang hilang. Terlebih lagi bahwa Kekuasaan Firaunpun mengalami kehampaan, maka dengan demikian kekuasaan Mesir lenyap dalam satu generasi.
Ini juga balasan Allah karena anak-anak sulung Israel dulu dibunuh, dengan suatu maksud.Dulu semenjak jasa Yusuf di Mesir, orang-orang israel banyak mendapat tanah terbaik di Mesir. Firaun generasi berikut itu khawatir atas keungglan Israel atas tanah-tanah Mesir ini, karena itu Firaun berpikir jika anak laki-laki sulung Israel mati, mau tidak mau wanita Yahudi harus menikahi pria Mesir dan akibatnya kekuasaan atas tanah itu berpindah ke Mesir.
Minggu, 15 Desember 2013
Apa Bedanya Seorang ibu Zaman dulu dan Zaman Modern
Ada Perbedaan yang sangat menyolok dalam kehidupan zamanModern ini , khususnya di kalangan para ibu Zaman dahulu dan saat ini. Kehidupan makin modern dan kesibukan wanita pun makin beragam. Tidak hanya menjadi wanita yang dipingit di rumah, menunggu dinikahi hingga akhirnya menjadi ibu rumah tangga. Wanita masa kini lebih dinamis dibandingkan dengan wanita jaman dulu.
Namun ada yang bertambah dan ada pula yang berkurang. Wanita yang punya kesibukan, bisa kekurangan waktu untuk memberikan perhatian dan kasih sayang pada keluarganya. Yuk sama-sama merefleksikan diri. Apakah hal ini terjadi pada Anda sebagai seorang ibu?
Ibu Jaman Dulu: Sibuk mengurus keperluan anak.
Ibu Jaman Sekarang: Sibuk mencari tempat penitipan anak untuk buah hati mereka.
Ibu Jaman Dulu: Bangun tidur pagi buta, langsung mandi, bersih-bersih rumah dan menyiapkan sarapan maupun bekal suami dan anaknya.
Ibu Jaman Sekarang: Masak dan bersih-bersih itu urusan pembantu, mengasuh anak urusan baby sitter. Ibu harus segera mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor.
Ibu Jaman Dulu:Menyempatkan diri menemani dan membantu anak belajar.
Ibu Jaman Sekarang: Semua diserahkan pada guru sekolah dan guru les.
Ibu Jaman Dulu: Belanja ke pasar, tukang sayur. Belanja keperluan rumah tangga di tempat yang lebih ekonomis.
Ibu Jaman Sekarang: Kan ada supermarket dan online shop? Jangan lupa rajin cek BB, Facebook dan Twitter.
Ibu Jaman Dulu: Ibu rumah tangga, ngurus anak dan suami. Kebutuhan finansial utamanya tanggungan suami.
Ibu Jaman Sekarang: Pendidikan dan kebutuhan rumah tangga nggak murah, so harus ikutan kerja meringankan beban finansial keluarga.
Well, gambaran ini hanya bentuk umum ibu jaman dulu dan sekarang. Kebutuhan jaman dulu dan sekarang memang berbeda, meski begitu prioritas Anda adalah sama yaitu untuk keluarga dan anak. Apapun kesibukan Anda sebagai wanita karir di masa kini, pastikan Anda punya waktu untuk anak dan suami.
Sempatkan memberikan sentuhan perhatian sekalipun itu hanya membuatkan bekal, membantu menyiapkan buku pelajaran anak, menemani anak sebelum berangkat tidur atau menyeterika pakaian kerja suami. Bentuk perhatian kecil semacam ini dan kehadiran Anda di depan keluarga Anda tidak akan pernah bisa ditukar dengan gaji yang Anda terima tiap bulan. So, yuk lebih mencintai suami dan anak kita.
Jumat, 04 Oktober 2013
CIRI-CIRI HAMBA TUHAN YANG BERKENAN KEPADA TUHAN
KEL
3:1-22
Oleh : Pdt. Jery Adoe
Oleh : Pdt. Jery Adoe
3:1. Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing
domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing
domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung
Horeb.
3:2 Lalu Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya
di dalam nyala api yang keluar dari semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah:
semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.
3:3 Musa berkata: "Baiklah aku menyimpang ke
sana untuk memeriksa penglihatan yang hebat itu. Mengapakah tidak terbakar
semak duri itu?"
3:4 Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang
untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu
kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia menjawab: "Ya, Allah."
3:5 Lalu Ia berfirman: "Janganlah datang
dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau
berdiri itu, adalah tanah yang kudus."
3:6 Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu,
Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa menutupi mukanya,
sebab ia takut memandang Allah.
3:7. Dan TUHAN berfirman: "Aku telah
memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah
mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku
mengetahui penderitaan mereka.
3:8 Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan
mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu
negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya,
ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan
orang Yebus.
3:9 Sekarang seruan orang Israel telah sampai
kepada-Ku; juga telah Kulihat, betapa kerasnya orang Mesir menindas mereka.
3:10 Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau
kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir."
3:11. Tetapi Musa berkata kepada Allah:
"Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang
Israel keluar dari Mesir?"
3:12 Lalu firman-Nya: "Bukankah Aku akan
menyertai engkau? Inilah tanda bagimu, bahwa Aku yang mengutus engkau: apabila
engkau telah membawa bangsa itu keluar dari Mesir, maka kamu akan beribadah
kepada Allah di gunung ini."
3:13 Lalu Musa berkata kepada Allah: "Tetapi
apabila aku mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek
moyangmu telah mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana
tentang nama-Nya? --apakah yang harus kujawab kepada mereka?"
3:14 Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH
AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu:
AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu."
3:15 Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa:
"Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu,
Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah
nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.
3:16. Pergilah, kumpulkanlah para tua-tua Israel
dan katakanlah kepada mereka: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak
dan Yakub, telah menampakkan diri kepadaku, serta berfirman: Aku sudah
mengindahkan kamu, juga apa yang dilakukan kepadamu di Mesir.
3:17 Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun
kamu keluar dari kesengsaraan di Mesir menuju ke negeri orang Kanaan, orang
Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, ke suatu negeri yang
berlimpah-limpah susu dan madunya.
3:18 Dan bilamana mereka mendengarkan perkataanmu,
maka engkau harus beserta para tua-tua Israel pergi kepada raja Mesir, dan kamu
harus berkata kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah menemui kami; oleh
sebab itu, izinkanlah kiranya kami pergi ke padang gurun tiga hari perjalanan
jauhnya untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allah kami.
3:19 Tetapi Aku tahu, bahwa raja Mesir tidak akan
membiarkan kamu pergi, kecuali dipaksa oleh tangan yang kuat.
3:20 Tetapi Aku akan mengacungkan tangan-Ku dan
memukul Mesir dengan segala perbuatan yang ajaib, yang akan Kulakukan di
tengah-tengahnya; sesudah itu ia akan membiarkan kamu pergi.
3:21 Dan Aku akan membuat orang Mesir bermurah hati
terhadap bangsa ini, sehingga, apabila kamu pergi, kamu tidak pergi dengan
tangan hampa,
3:22 tetapi tiap-tiap perempuan harus meminta dari tetangganya dan dari
perempuan yang tinggal di rumahnya, barang-barang perak dan emas dan kain-kain,
yang akan kamu kenakan kepada anak-anakmu lelaki dan perempuan; demikianlah
kamu akan merampasi orang Mesir itu."
PENDAHULUAN : Musa adalah seorang pemimpin (Gembala
Sidang Besar), punya gereja besar Israel yang besar pada zamannya. Namun
rupanya sebelum dia dijadikan oleh Tuhan sebagai pemimpin sekaligus hamba Tuhan
besar, ternyata dia tanpa sadar Allah telah menyiapakannya. Kadang kita tidak
sadar lewat perjalanan hidup yang sukar itu merupakan jalan raya menjadi
seorang hamba Tuhan berhasil.
I.
SETIA MELAKUKAN PEKERJAAN SEDERHANA DAN
KECIL SEBELUM MENERIMA PEKERJAAN BESAR (AY. 1 BAND ).
“3:1. Adapun
Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di
Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang
gurun, sampailah ia ke gunung Allah,
yakni gunung Horeb.”
Pekerjaan Musa pada awalnya hanyalah
seorang gembala domba yang saat itu dianggap pekerjaaan hina dan sederhana. Dan
domba yang digembalakannya juga hanya sedikit sekali. Namun karena dia setia
dan tidak memilih-memilih pekerjaan yang harus dikerjakannya, akhirnya Tuhan
mempercayakan dia pelayanan sebagai “gembala sidang” terbesar karena memimipin “seluruh
Jemaat” yakni orang Israel
Kita tidak akan melihat pelayanan dan
usaha,bisnis kita menjadi besar kalau kita tidak belajar untuk setia dalam
pekerjaaan kecil. Mungkin anda hanya seorang koster, seorang walikota kupang
bernama Daniel Adoe adalah contoh bahwa beliau dulunya adalah seorang koster.
Alkitab mengatakan setia dalam perkara kecil, maka Tuhan akan mempercayakan
perkara besar. Setia dulu dengan jemaat 5 orang baru Tuhan mempercayakan ribuan
jemaat.
II.
MEMILIKI PENGALAMAN BERJALAN BERSAMA TUHAN
(AY. 2-3)
“3:2 Lalu
Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya di dalam nyala api yang keluar dari
semak duri. Lalu ia melihat, dan tampaklah: semak duri itu menyala, tetapi tidak dimakan api.
3:3 Musa berkata: "Baiklah aku menyimpang ke
sana untuk memeriksa penglihatan yang
hebat itu. Mengapakah tidak
terbakar semak duri itu?"
Sebelum Musa dipakai oleh Tuhan Musa
menghadapai persoalan di Mesir di mana dia ingin dibunuh oleh Raja Mesir. Dan
akhirnya dia lari. Dari pengalaman itulah dia mengalami pengalaman melihat perbuatan
Tuhan yang ajaib yakni menyaksikan rumput kering yang menyala tapi tidak
menghanguskan.
Untuk menyiapkan pelayanan yang lebih heboh
dan besar Allah akan memakai masalah persoalan supaya kita punya pengalaman
bersama Tuhan. Anda tidak akan bisa berbicara banyak hal sebagai sorang hamba
Tuhan besar tanpa punya pengalaman sendiri bersma Tuhan. Karena kekristenan
sejati adalah memiliki pengalaman bersama Tuhan. Kalau tidak hidup ini hanyalah
teori.
“Kadang kita merasa masalah bagaikan semak
yang membakar hidup kita tapi ingat catatan Alkitab mengatakan dia menyala tapi
tidak “menghanguskan”. Memang banyak masalah terasa membakar dan memanaskan
kita. Tapi satu hal bahwa hidupmu tak boleh terbakar atau hangus karena masalah
itulah pengalaman bersama Tuhan”.
III.
TAKUT TUHAN DAN HIDUP KUDUS (AY. 4-6)
3:4 Ketika dilihat TUHAN, bahwa Musa menyimpang
untuk memeriksanya, berserulah Allah dari tengah-tengah semak duri itu
kepadanya: "Musa, Musa!" dan ia menjawab: "Ya, Allah."
3:5 Lalu Ia berfirman: "Janganlah datang
dekat-dekat: tanggalkanlah kasutmu
dari kakimu, sebab tempat, di mana engkau berdiri itu, adalah tanah yang
kudus."
3:6 Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu,
Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.
Sekalipun Musa orang Israel yakni umat
pilihan Allah, namun Tuhan tetap meminta dia menanggalkan kasudnya sebagai
tanda kehidupannya harus kudus dan takut Tuhan. Harga yang harus dibayar oleh
seorang hamba Tuhan dan jemaat yang ingin dipakai dan berhasil kuncinya adalah
takut Tuhan dan Hidup Kudus
IV.
MEMILIKI BEBAN DAN HATI SEPERTI HATI TUHAN
(AY. 7-10 BAND 2:11-14)
3:7. Dan
TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan
umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang
disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan
mereka.
3:8 Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan
mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke
suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan
madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang
Hewi dan orang Yebus.
3:9 Sekarang seruan orang Israel telah sampai
kepada-Ku; juga telah Kulihat, betapa kerasnya orang Mesir menindas mereka.
3:10 Jadi
sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku,
orang Israel, keluar dari Mesir."
BAND
2:11. Pada waktu itu, ketika Musa telah dewasa, ia
keluar mendapatkan saudara-saudaranya untuk melihat kerja paksa mereka; lalu dilihatnyalah seorang Mesir memukul
seorang Ibrani, seorang dari saudara-saudaranya itu.
2:12 Ia menoleh ke sana sini dan ketika dilihatnya
tidak ada orang, dibunuhnya orang
Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir.
2:13 Ketika keesokan harinya ia keluar lagi, didapatinya dua orang Ibrani tengah
berkelahi. Ia bertanya kepada yang bersalah itu: "Mengapa engkau
pukul temanmu?"
2:14 Tetapi jawabnya: "Siapakah yang
mengangkat engkau menjadi pemimpin dan hakim atas kami? Apakah engkau bermaksud
membunuh aku, sama seperti engkau telah membunuh orang Mesir itu?" Musa
menjadi takut, sebab pikirnya: "Tentulah perkara itu telah ketahuan."
Kalau
saudara perhatikan Keluaran 2:11-14 dan Keluaran 3:7-10 maka saudara akan
menemukan hati dan beban yang pada musa sama dengan perasaan dan hati Tuhan itu
sendiri. Yakni membebaskan orang Israel dari perbudakan. Bagaiman kita bisa
melihat pelayanan kita menjadi besar. Kalau beban kita hanya beban pribadi yang
diutamakan dan bukan beban untuk jiwa-jiwa maka kita tidak akan pernah dipakai
Tuhan lebih dahsyat.
Contoh
: Kalau doa untuk pacar atau jodoh kita sungguh-sungguh tapi jiwa-jiwa tidak,
kalau berdoa untuk sakit kita kita sungguh-sungguh tapi penyakit orang lain
bagaimana?.
V.
BUKAN DENGAN KEMAMPUAN DIRI NAMUN KEMAMPUAN
TUHAN (AY.11-12)
“3:11. Tetapi Musa berkata kepada Allah: "Siapakah aku ini, maka aku yang akan
menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?"
3:12 Lalu firman-Nya: "Bukankah Aku akan
menyertai engkau? Inilah tanda bagimu, bahwa Aku yang mengutus engkau: apabila
engkau telah membawa bangsa itu keluar dari Mesir, maka kamu akan beribadah kepada Allah di gunung ini."
Sebenarnya Musa punya kesempatan
menonjolkan diri karena {
yang
pertama dia menyelesaiakan
studi di luar negeri dan universitas terbaik yakni universitas Mesir yang mana
pada waktu itu Mesir termasuk Negara adikuasa dan maju dalam segala bidang.
Yang
kedua dia dipilih langsung oleh Tuhan. Dia bisa merasa sombong. Namun dalam ayat ini jelas
Musa sifatnya yang rendah hati dimana dia merasa tanpa penyertaan Tuhan dia
hanyalah setitik debu.
Alkitab mengatakan Tuhan Allah yang
merendahkan orang yang sombong dan meninggikan orang yang rendah hati. Kristus
adalah teladan dan contoh terbaik Dia merendahkan diri dan mengambil rupa
seorang hamba itu sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan nama
di atas segala nama. Kalau kita mau Tuhan angkat dan promosi hidup, pekerjaan,
pelayanan, bisnis kita maka tidak ada cara lain selain merendahkan diri di
hadapan-Nya dan mencari dan beribadah kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh.
VI.
MEMILIKI PENGENALAN TUHAN YANG DALAM
(AY.13-18)
3:13 Lalu Musa berkata kepada Allah: "Tetapi apabila aku
mendapatkan orang Israel dan berkata kepada mereka: Allah nenek moyangmu telah
mengutus aku kepadamu, dan mereka bertanya kepadaku: bagaimana tentang nama-Nya?
--apakah yang harus kujawab kepada mereka?"
3:14 Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU."
Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH
AKU telah mengutus aku kepadamu."
3:15 Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Beginilah
kaukatakan kepada orang Israel: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah
Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah
nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun.
3:16. Pergilah, kumpulkanlah para tua-tua Israel dan katakanlah kepada
mereka: TUHAN, Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub, telah
menampakkan diri kepadaku, serta berfirman: Aku sudah mengindahkan
kamu, juga apa yang dilakukan kepadamu di Mesir.
3:17 Jadi Aku telah berfirman: Aku akan menuntun kamu keluar dari
kesengsaraan di Mesir menuju ke negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori,
orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus, ke suatu negeri yang berlimpah-limpah
susu dan madunya.
3:18 Dan bilamana mereka mendengarkan perkataanmu, maka engkau harus
beserta para tua-tua Israel pergi kepada raja Mesir, dan kamu harus berkata
kepadanya: TUHAN, Allah orang Ibrani, telah menemui kami; oleh
sebab itu, izinkanlah kiranya kami pergi ke padang gurun tiga hari perjalanan
jauhnya untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allah kami.
Musa
tidak banyak mengenal sifat orang Israel. Namun bagi Dia mengenal Tuhan itu
jauh lebih penting dari pada mengenal mereka. Kadang kita pikir kita bisa melayani karena kita sudah
mengenal jemaat, tempat pelayanan, budaya, cara berkhobah yang baik dan dengan
itu kita piker bahwa kita sudah bisa melayani Tuhan dengan baik. Kenyaataannya
kita gagal.
Musa
dalam konteks ini sebelum dia melayani Tuhan dan umat yang pertama dia bertanya kepada Tuhan siapakah Engkau ?. Dan Tuhan
mengatakan “I AM IS I AM”.
Dengan
cara apa kita mengenal Tuhan : yang pasti doa dan hubungan intim dengan Tuhan.
Baca Firman Tuhan, Dan berserah kepada pimpinan Roh Kudus.
VII.
TIDAK AKAN MENYERAH PADA TANTANGAN SEBELUM
MARAIH KEMENANGAN / MENCAPAI VISI (AY.19-21)
3:19 Tetapi Aku tahu, bahwa raja Mesir tidak akan membiarkan kamu pergi,
kecuali dipaksa oleh tangan yang kuat.
3:20 Tetapi Aku akan mengacungkan tangan-Ku dan memukul Mesir dengan segala
perbuatan yang ajaib, yang akan Kulakukan di tengah-tengahnya; sesudah
itu ia akan membiarkan kamu pergi.
3:21 Dan Aku akan membuat orang Mesir bermurah
hati terhadap bangsa ini, sehingga, apabila kamu pergi, kamu tidak pergi dengan
tangan hampa,
3:22 tetapi tiap-tiap perempuan harus meminta dari
tetangganya dan dari perempuan yang tinggal di rumahnya, barang-barang perak dan emas
dan kain-kain, yang akan kamu kenakan kepada anak-anakmu lelaki dan perempuan;
demikianlah kamu akan merampasi orang Mesir itu."
Sekalipun
Musa disuruh oleh Tuhan tapi itu tidak berarti jalan hidupnya mulus bagaikan
jalan tol karena pada ayat 19 Tuhan mengatakan ada tantangan. Namun musa
percaya sebagai seeorang yang dipersiapkan menjadi seorang pemimpin besar dia
harus menghadapi semua itu dengan mental sebagai seorang pemenang dan bukan
seorang pecundang.
Karena
janji Tuhan memang ada tantangan pada ayat 19 namun Tuhan juga sekaligus
menyiapakn kemenangan pada ayt 21.
Orang yang akan dipakai dan siap meraih
berkat adalah orang yang siap menghadapi masalah dan tidak cepat mundur dan
menyerah sampai Tuhan berperkara baginya.
Rabu, 11 September 2013
LIFE IN THE LIGHT OF THE FUTURE
Wahyu 7: 9-17
Setiap kita sedang berpulang menuju masa depan. Bumi hanyalah kemah kediaman kita, rumah kita yang sebenarnya adalah di masa depan. Rasul Paulus mengatakan bahwa kewarganegaraan kita adalah surga.
Saya percaya setiap orang kristen merindukan untuk pulang ke surga, rumah masa depan kita. Semua
anda jika diperhadapkan dengan sebuah pertanyaan, dimanakah anda ingin berada setelah anda mati nanti?
Surga lah jawaban anda.
Lewat puji-pujian, hymne-hymne maupun pernyataan-pernyataan kita sebagai orang kristiani, kita mengklaim bahwa kita adalah pemilik surga, ahli waris surga dan warga negara kerajaan Allah. Namun fakta menunjukan bahwa banyak orang kristen justru menyangkali identitas mereka tersebut. Kehidupan orang kristen saat ini tidak sepadan dengan pengakuan mereka. Kejahatan dimana-mana dilakukan oleh orang kristen, banyak diantara kita yang hidup dalam dosa, betah didalam dosa bahkan bangga berbuat dosa.
Senin, 22 April 2013
Minum Di Sela Makan Picu Gangguan Pencernaan
Apakah Anda termasuk orang yang terbiasa
minum di sela-sela makan? Jika iya, sebaiknya Anda segera mengubah kebiasaan
tersebut. Seorang pakar diet di India mengungkap bahwa kebiasaan minum di
sela-sela makan dapat mengakibatkan gangguan pencernaan.
Shonali Sabherwal seorang pakar diet dari India mengatakan, “Banyak orang
menganggap bahwa dengan minum air di sela-sela makan dapat menurunkan makanan
lebih cepat. Padahal cara ini dapat mengakibatkan gangguan pencernaan yang
beragam,” terang Sabherwal seperti dilansir timesofindia.
Lebih jauh Sabherwal menjelaskan bahwa minuman yang dikonsumsi di sela-sela
makan akan diserap dinding usus lambung. Penyerapan ini akan terus berlanjut
hingga hormon-hormon pencernaan mulai dilepaskan untuk mencerna makanan.
Jika hormon tersebut tercampur dengan air maka konsentrasinya akan menjadi
lebih rendah daripada makanan yang ada di dalam perut. Inilah yang
mengakibatkan makanan tidak tercerna dengan baik dan sempurna. Dalam tingkat
lanjut kondisi ini dapat mengakibatkan heartburn danrefluks asam
lambung.
Selain itu, kebiasaan ini juga dapat memicu lonjakan kadar insulin dalam
tubuh, sama halnya pengaruh yang didapatkan setelah mengonsumsi makanan
ber-indeks glikemik tinggi. Ini berarti Anda memperbesar risiko penumpukan lemak
dan penyakit diabetes.
Untuk mengatasi kebiasaan ini, Sabherwal menyarankan agar mengonsumsi
makanan yang rendah garam. Makanan yang terlalu asin dapat meningkatkan rasa
haus dan merangsang Anda untuk terus minum saat makan.
Mengunyah makanan lebih lama juga bisa menjadi solusi yang tepat untuk
mengurangi risiko gangguan pencernaan yang diakibatkan kebiasaan minum di
sela-sela makan. (dan)
Minggu, 31 Maret 2013
Meskipun
Ada sebuah cerita menarik tentang seorang pemahat yang pantang menyerah. Cerita ini berasal dari Mexico tentang seorang pemahat yang membuat sebuah patung yang sangat indah dan diberi nama, “In Spite Of”, yang artinya“Meskipun”. Mengapa patung tersebut dinamakan patung In Spite Of?
Nama patung In Spite Of tersebut ternyata diberikan oleh penduduk disana sebagai bentuk penghormatan terhadap si pemahat, meskipun dilihat dari bentuknya nama tersebut tidaklah sesuai dengan patung yang indah tersebut. Lalu mengapa patung tersebut diberi nama patung in spite of?
Alkisah, pada saat si pemahat membuat patung dan masih setengah jadi, si pemahat mengalami kecelakaan hingga cacat permanen pada tangan kanannya. Hal ini membuat si pemahat tersebut tidak bisa lagi melanjutkan penyelesaian patung yang masih setengah jadi itu.
Namun, Tekad si pemahat untuk tetap menyelesaikan karyanya begitu luar biasa, dia terus berusaha melatih tangan kirinya untuk memahat seterampil tangan kananya hingga akhirnya patung itu tetap mampu diselesaikan sesempurna jika dia menggunakan tangan kanannya. Dan akhirnya, si pemahat tersebut berhasil menyelesaikan patung tersebut, sehingga masyarakat sekitar memberi nama patung itu “In Spite Of” untuk menghargai tekad si pemahat yang luar biasa.
Meskipun buta, Stevie Wonder adalah pemusik yang melantunkan lagu “I Just Call To Say I Love You.” Meskipun tuli, Beethoven menjadi penggubah musik yang luar biasa.
Meskipun rhematik kronis menyerang tangannya, Renoir terus berkarya sebagai seorang pelukis.
Meskipun kehilangan fungsi tangan kanannya, si pemahat tetap menyelesaikan patungnya.
Kisah diatas mengajarkan pada kita bahwa “Setiap orang tetaplah memiliki kesempatan untuk menjadi Luar Biasa, berprestasi, meraih sukses, meraih kemenangan, atau meraih apa saja yang diimpikan” Meskipun diri kita banyak kekurangan.
Itulah kisah pemahat patung yang luar biasa In Spite of dari Mexico
Semoga bermanfaat
BENDA BENDA UNIK
Oleh: Franky Rosevelth
1. Topeng (II Kor 5:17);
Topeng fungsinya hampir sama semua, yang mana merupakan salah satu penutup wajah yang asli. Seseorang yang cantik ataupun/ganteng ataupun berwajah menyeramkan, tidak akan kelihatan bila menggunakan topeng.
Dan dunia yang kita diami ini adalh sebuah panggung sandiwara, dimana banyak manusia yang menggunakan topeng, sebab itu, kita perlu membuka diri secara perlahan-lahan jangan sampai tergesa-gesa karena hal itu akan merugikan diri kita sendiri, dimana kita akan kehilangan harga diri yang ingin kita peroleh. Apabila kita mempunyai masa lalu yang hitam dan kita bertobat, kita tak perlu mengubar semua cerita masa lalu kita kepada orang lain yang mana hanya akan merubah penilaian mereka terhadap diri kita. Tapi, apabila kita ingin membuka diri, kita harus membukanya secara perlahan.
2. Make Up (Mat 7:23);
Assesories wanita begitu banyak, salah satunya adalah peralatan/bahan-bahan make up. Agar seseorang wanita ingin tampil kelihatan cantik,semua itu guna mendapatkan rasa percaya diri, dia akan menggunakan berbagai macam produk cosmetic agar kelihatan menarik. Tetapi coba kita melihat saat sang wanita tersebut baru bangun dari tidurnya, maka akan kelihatan wajahnya yang begitu kering dan keriput serta lusuh.
Demikian halnya, kebanyakan orang Kristen saat ini, dimana banyak orang yang menggunakan make-up sebagai kepura-puraan di hadapan orang banyak, dimana terlihat baik , penuh kasih, sopan dan lain sebagainya. Tetapi bila ia dirumahnya sendiri, berubah menjengkelkan bagi semua orang yang ada dirumahnya tersebut. Muncul sifat aslinya ang suka marah dan kasar terhadap anggota keluarganya.
3. Cincin (Roma 12:5);
Cincin merupakan salah satu perhiasan yang sering dipakai, hampir sebagian besar manusia. Baik itu sebagai hoby (koleksi), hiasan maupun yang bermakna sebagai suatu ikatan antara dua insan yang telah berumah tangga maupun baru sebagai tunangan yang mana berfungsi sebagai ikatan kasih.
Demikian juga kita, kita telah berada diambang kasih, jadi kita harus tetap menggunakan cincin sebagai tanda cinta kasih kita kepada sesama.
4. Flash Disk (Ayub 23:12);
Salah satu alat canggih untuk menyimpan data adalah Flash Disk. Dimana alat sekecil itu bisa menyimpan begitu banyaknya data-data yang kita perlukan dan hal itu sangat membantu kita dalam memudahkan kita dalam tugas-tugas kita. Terkadang untuk hal-hal yang telah kita lupa dengan menyalakan Flash disk ke komputer kita maka kita akan mendapatkan apa yang kita cari.
Demikian juga, Allah menciptakan otak dan hati kita, untuk menyimpan segala ,kebenaran Firman Tuhan yang telah kita dengar. Agar, tat kala kita menyimpang dari jalan Tuhan, maka hati kita akan berkoneksi dengan otak kita untuk kembali mengingat dan melakukan kehendak Firman Tuhan yang melarang kita untuk tidak melakukan hal yang salah.
5. Magnet (Ibr 4:3);
Magnet adalah elemen terpenting dalam gelombang suara pada alat
Sound sistem (louds speaker). Magnet itu sendiri mempunyai keunikan melekatkan semua benda yang terbuat dari logam. Jika, magnet tersebut dipecahkan sampai ber-keping-keping tetapi sifat aslinya tidak akan hilang, yaitu tetap bisa melekatkan benda-benda logam.
Demikian juga kita selaku anak Tuhan harus tetap bisa menjaga kemurnian iman kita kepada Yesus, sekalipun kita berada di tengah-tengah kehidupan dunia yang penuh tantangan dan dosa. Kita juga ,pasti cenderung jatuh ke dalam berbagai m a cam godaan dunia ini, namun iman kepada Kristus jangan pernah luntur.
6. Air dan Minyak (II Kor 6:14);
Kita semua pasti tahu, apa itu minyak dan apa itu air. Dan fungsi dari masing –masing benda tersebut pun berbeda. Ini merupakan dua unsur yang sangat kontras dan tak akan pern ah di satukan.m tetapi apabila kedua unsur tersebut disatukan, maka keduanya tak akan pernah bersatu teapi akan tetap terpisah satu sama yang lainnya.
Demikian lah seharusnya kita sebagai orang yang percaya kepada Yesus, seharusnya tetap berbeda dengan orang berdosa, sekalipun kita berada ditengah-tengah kehidupan dunia yang penuh dengan dosa. Kita harus tetap menjaga kemurnian iman kita kepada Yesus Kristus.
7. Besi Yang Karam ditengah Laut (Yes 43:4);
Sewaktu saya masih dalam kehidupan lama saya yang penuh dengan hura-hura dan kefoya-foyaan dunia, Saya pernah ditanya oleh seseorang apa yang menjadi cita-citamu kelak, dengan santai aku m enjawab, bahwa cita-citaku bagai sepotong besi yang telah dibuang ketengah lautan luas, yang perlahan-lahan termakan karat dan suatu saat akan hancur. Dalam arti, b ahwa hidupku sudah benar-benar tak berharga lagi dimata sesamam apalagi dimata Tuhan.
Tetapi ada satu Pribadi yang sangat peduli dengan kehidupan ku yang te lah kuibbaratkan seperti sepotong besi yang karam itu. Dialah Yesus yang telah m engangkatku dari tengah kehidupan dunia yang mematikan ini, semua karena kasih-Nya bagiku dan mengatakan engkau sangatlah berharga bagi-Ku, karena kau adalah biji mata-Ku.
8. Sengatan Tawon/Kalajengking (I Kor 15:55).
Kebanyakan dari kita tahu, bagaimana rasanya bila tersengat tawon/kaljengking. Pasti akan teras sangat perih dan kemungkinan akan beracun. Setiap orang yang tersengat akan langsung merasa demam/meriang. Apabila tidak segera ditolong akan berakibat fatal bagi orang tersebut.
Tetapi, kita tahu bahwa segala macam penyakit dan maut telah dikalahkan Kristus diatas kayu salib. Dan kita pun telah diselamatkan dari sengatan maut yang sangat berbahaya itu, sehingga kita bukan lagi manusia calon penghuni neraka tetapi kita adalah orang-orang tebusan-Nya yang berkemenangan yang akan mendiami kerajaan sorga.
9. Kepanikan Saat Berada Didalam Bis (Fil 4:6);
Kira semuanya pati pernah mersakan suka duka berada dalam sebuah bis, khususnya bis yang keluar kota akan sangat ngebut seolah-olah tak ada lagin orang/penumpang yang berada dalam mobil/bis tersebut. Sehingga terkadang membuat para penumpang did alamnya sport jantung, dan pasti diantaranya ada yang berdoa dalam hati agar tak ter jadi apa-apa, tapi kebanyakan ada yang menjerit histeris (biasanya kaum wanita.).
Demikian juga kita manusia, dalam kehidupan ke-Kristenan kita, kita mengalami banyak goncangan-goncangan yang terkadang sangat menakutkan dan menyakitkan. Tetapi kita tahu, bahwa Dia yang menjadi Juru Mudi kita akan selalu memb a wa kita dengan penuh kenyamanan dan tiba dengan selamat di tepat tujuan kita yaitu sorga yang kekal, asalkan kita tidak ragu dan bimbang serta mau menyerahkan kendali hidup kita kepada Yesus Kristus.
10. Arti sebuah Nama (Fil 2:21);
Hampir semua benda dalam dunia ini mempunyai benda. Demikian halnya manusia. Di dalam kehidupan orang Yahudi, begitu berartinya sebuah nama bagi kehidupan keluarga mereka. Kalau di Indonesia tidak begitu kelihatan dan nyaris sangat tak berarti, hanya sebagai pengenal saja.
Tetapi, ada satu nama yang sang at berarti bagi kita yang olehnya kita dapat diselamatkan. Itulah nama Yesus, nama diatas se gala nama yang mampu menyelamatkan kita dari segala dosa kita, asalkan kita mau berseru dan menyerahkan hidup kita dipimpin oleh nama yang ajaib tersebut.
11. Cost-costan (Yoh 14:2);
Kita sebagai mahasiswa yang berasal dari luar pulau, tentunya istilah ini tidak asing lagi bagi kita. yang mana kita semua saat ini sedang menjalani kehidupan dalam kamar kost-kostan tersebut. Terkadang juga kita pindah dari satu kost ke kost yang lainnya. Tentunya, kebanya kan dari kita mencari yang murah, nyaman dan bersih serta aman dari banjir maupun gangguan orang-orang yang usil. Sehingga kita akan terus berpindah-pindah.
Tetapi, Dia yang telah naik ke surga untuk menyediakan tempat bagi kita, dimana kita tidak akan lagi berpindah-pindah. Tetapi kita akan duduk diam disana dan memerintah bersama-sama Dia, serta menaikkan segala pujian syukur dan hormat bagi kemuliaan nama-Nya
12. Semboyan-semboyan TV Swasta (Luk 7:23);
Kita semua tahu dan pernah menonton siaran Televisi swasta yang ada di ne gara kita ini masing-masing TV mempunyai semboyan masing-masing. Contoh; RCTI, OK,,,SCTV satu untuk semua,,,Trans TV, Milik Kita Bersama,,TPI Makin Asik Aja,,,,!!!
Menurut saya, secara tidak langsung mereka sedang mewartakan Kristus yang hidup. Coba saja kita menggantikan nama-nama stasiun TV tersebut dengan nama Yesus ! maka akan terdengar seperti ini; Yesus, OK, Yesus satu untuk semua, Yesus milik kita bersama, Yesus makin asik aja….
Itulah Yesus, yang kita sembah, tak akan pernah membosankan dan tak akan pernah mengecewakan kita, jika kita terus mengiring-Nya.
13. Rambu-Rambu lalu Lintas (Im 18:4; Mzm 119:30);
Kalau kita melewati setiap jalan raya, kita pasti akan menemukan yang namanya rambu-rambu. Dimana rambu-rambu tersebut memberikan tanda/peringatan bagi kita tentang jalan yang akan kita lalui/lewati. Tetapi jika, kita tidak mentaati tentang peraturan tersebut maka akan berakibat fatal bagi kita.
Demikian juga halnya dengan kehidupan kita di dunia ini. firman Tuhan telah mengajar dan melarang hal-hal yang tidak Tuhan ingin kita lakukan, agar kita tidak celaka alias tidak berdosa. Yaitu kita harus tetap berada dalam satu jalur/jalan yaitu, iman kepada Yesus yang adalah jalan dan kebenaran yang hidup. Dan kita pun harus tetap mematuhi segala rambu-rambu yang ada dalam ke benaran Firman Tuhan.
14. Pom Bensin/SPBU (Mat 11:28);
Kalau kita mengendarai kendaraan bermotor dan kita mengalami kemacetan/gangguan dalam perjalanan, tentu saja kita akan memeriksa sebab-sebab kemacetan tersebut. Bila mesin atau businya tak ada gangguan, maka gangguan yang lainnya adalah kehabisan bahan bakar. Tentu saja kita mencari Pom Bensin/SPBU terdekat untuk mengisi bahan bakar kendaraan tersebut, agar kendaraan tersebut bisa jalan lagi/hidup.
Demikian juga kehidupan kita dalam dunia ini. tat kala kita merasa lelah, ha us dan lapar, Yesus mengajak kita untuk datang kepada-Nya dengan membawa segala beban hidup kita kepada-Nya, maka Ia akan memberikan kelegaan kepada kita.
15. Kereta Api (Hos 14:10);
Setiap kendaraan telah ditetapkan agar tetap berjalan di jalur masing-masing. Hal itu pun berlaku dengan kereta api. Dimana kereta api mempunyai jalur khusus yang harus dilalui, sedikit saja kereta itu melenceng da ri jalur/rel yang telah ditentukan maka kereta tersebut akan an jlok/celaka.
Sebab itu, Firman Tuhan mengaj arkan kepada kita untuk tetap berada dalam k ebenaran Firman Tuha tersebut, agar kita tida k jat uh dan celaka dengan segala godaan kehidupan dunia yang semakin ganas ini.
16. Naik Sepeda/Motor (Why 2:10);
Seseorang yang baru pertama kali belajar menaiki/mengendarai sepeda motor, tentu akan sangat merasa bahagia bila dia bisa menaiki dan mengendarai sepeda pancang atau sepeda motor tersebut. Tetapi pada awal ia belajar, bukan berarti dia langsung dapat mengendarai sepeda tersebut, tetapi akan mengalami sebuah proses dan hal itu akan memakan waktu beberapa hari dan mungkin juga bisa beberapa bulan. Dalam proses tersebut, si orang tersebut harus berani mengambil resiko, yaitu jatuh dan celaka.
Demikian halnya kita selaku orang Kristen. Perjalanan kita dalam mengiring Kristus banyak sekali kendala dan berbagai macam cobaan yang akan kita alami, dan kita harus tetap tegar dalam menghadapi semua itu, meskipun kita akan jatuh dan jatuh lagi. Tetapi percayalah, kita yak akan pernah dibiarkan tergeletak.
17. Ibu Hamil-Melahirkan (I Pet 2:2; Ibr 5:11);
Kehamilan dan melahirkan anak, merupakan dambakan dari setiap wanita yang telah berumah tangga/bersuami. Saat sang ibu tersebut mengandung, ibu tersebut akan memelihara dan menjaga janin yang dikandungnya tersebut, dengan melihat kondisi, makanan, obat-obatan serta vitamin yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan mungkin mengikuti olah raga/senam bagi ibu hamil hingga sang bayi tersebut dilahirkan.
Tidak jauh berbeda dengan Pekabaran Injil yang kita lakukan. Dan dari hasil pekabaran terebut, tentu saja kita akan mendapatkan jiwa baru (orang yang kita menangkan bagi Krstus). Maka kita harus sabar dan selalu memperhatikan kebutuhan rohaninya (Follow-Up) hingga sang bayi rohani tersebut bertumbuh dewasa dan bisa berjalan sendiri, tetapi tetap dalam pengawasan kita.
18. Hand Phone (Yoh 17:10);
Hampir setiap kita pasti kenal dan pasti memiliki yang namanya Hand Phone. Setiap HP yang menjadi hak milik kita, kita bisa saja memasukkan segala macam gambar, lagu, video atau apa saja yang kita inginkan dalam fitur HP kita tersebut. Saat kita memasukkan semua itu, HP kita tak dapat melawan ataupun berontak kepada kita selaku pemilik HP itu, dia tak mungkin berkata” aku tak suka musik itu, aku tak suka gambar itu, dan lain sebagainya….
Demikian juga kita sebagai umat ciptaan Allah, berarti kita adalah hak milik Allah dan Allah berhak untuk mengatur hidup kita, tanpa kita harus melawan-Nya.
19. Helm Motor (I Tes 5:8);
Kalau kita mengendarai sepeda motor, kita wajib untuk menggunakan/memakai helm sebagai salah satu kelengkapan kendaraan kita. tetapi , disamping sebagai kelengkapan motor kita, helm mempunyai arti yang sangat besar yaitu untuk melindungi benturan pada kepala kita saat kita kecelakaan. Dengan sendirinya kita tidak akan terlalu fatal dalam kecelakaan tersebut dan kemungkinan besar kita tetap selamat.
Hal serupa juga yang dianjurkan oleh Firman Tuhan kepada kita, bahwa kita harus tetap menggunakan ketopong keselamatan yang Tuhan berikan bagi kita melalui kebenaran Firman-Nya.
20. Battrey Laptop (Yos 1:8);
Laptop bukan lagi barang baru bagi kita yang berada daerah perkotaan. Dan Laptop itu adalah salah satu barang electronic yang sangat berharga dan sangat bermanfaat, serta penggunaannya tentulah dengan sistem yang sangat canggih. Tetapi laptop tersebut tak akan menyala bila batrenya habis/mati. Untuk tetap dapat menggunakannya, kita harus mengecas/mengisi setrumnya, agar laptop itu tetap bisa menyala dan dapat digunakan.
Demikian kita sebagai anak Tuhan, kita sangat berharga di mata Tuhan dan mempunyai nilai yang lebih tinggi dari para malaikat. Namun, agar segala kemuliaan Tuhan tetap nampak pada kita dan pada semua orang, kita harus tetap axis dalam keberadaan kita dengan keberadaan kebenaran Firman Tuhan da lam kehidupan kita.
21. Padi-Nasi (Ams 8:11);
Kita tahu bahwa nasi yang setiap hari kita konsumsi setiap hari itu, sebelum menjadi nasi, terlebih dahulu berasal dari beras, tetapi untuk menjadi beraspun dia harus mengalami suatu proses. Yaitu, pertama padi yang ditumbuk dan menghasilkan beras dan sekam, kemudian memjadi beras. Saat masih berupa padi, harganya tentu murah, kemudian diolah lagi menjadi beras yang harganya lebih tinggi lagi l;agi. Lalu beras tersebut diolah lagi menjadi nasi dan nasi mempunyai nilai jual yang lebih tinggi lagi, kemudian dari nasi itu dikelolah lagi menjadi nasi kuning/goreng/uduk, dan lain sebagainya, akan mempunyai nilai jual yang lebih lagi.
Kita sebagai anak Tuhan harus berhikmat dalam menjalani kehidupan kita di dunia ini. dan kita harus mampu mengubah pola pikir dan kehidupan kita menjadi lebih berarti bagi sesama terlebih bagi kemuliaan nama Tuhan. Tentunya kita tak lepas dari kendai kebenaran Firman Tuhan.
Thank You…N God Bless You All……!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)




